Home / Regional / All News / Walikota Bandung Hadiri Peringatan HAKTEKNAS ke-19

Walikota Bandung Hadiri Peringatan HAKTEKNAS ke-19

primanda-peringatan-harteknas-ke19KOTA BANDUNG terpilih menjadi kota penelitian teknologi kendaraan bermesin listrik oleh Kementerian Riset dan Teknologi Republik Indonesia.

Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan bersama tentang pengujian purwarupa kendaraan bus listrik oleh Walikota Bandung, M Ridwan Kamil dengan Sekretaris Kementerian Riset dan Teknologi Republik Indonesia, Hari Purwanto, saat Acara Puncak Peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (HAKTEKNAS) ke-19, di Ruang Auditorium, Gedung II Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Jl. M. H. Thamrin No. 8 Jakarta, Senin (11/08/2014).

Prosesi penandatangan juga disaksikan oleh Bapak Wakil Presiden Republik Indonesia, Boediono beserta Ibu Herawaty Boediono, Menteri Riset dan Teknologi, Gusti Muhammad Hatta, Mantan Presiden RI ke-3, Bj Habibie yang juga pemakrasa lahirnya hari teknologi nasional tahun 1995.

Isi kesepakatan tersebut Kementrian riset dan teknologi akan menyediakan kendaraan bus listrik 20 penumpang untuk di uji cobakan di Kota Bandung, sedang Pemkot Bandung hanya menyediakan biaya operasionalnya saja dengan maksud meningkatkan tingkat kesiapan teknologi pengembangan bus listrik, juga untuk mengetahui kehandalan teknis kendaraan tersebut melaui uji coba di lingkungan yang sebenarnya.

Tindakan tersebut upaya memenuhi kebutuhan akan moda transportasi masal yang hemat energi dan berwawasan lingkungan terutama untuk kota-kota besar termasuk Kota Bandung sehingga dapat mengurangi penggunaan BBM dan pencemaran udara.

Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) berawal dari keberhasilan penerbangan perdana pesawat terbang N-250 Gatotkaca pada tanggal 10 Agustus 1995 di Bandung. Hasil karya anak bangsa ini menjadi bukti bahwa Indonesia telah berhasil menumbuhkan inovasi dan jiwa mengembangkan iptek nasional.

Peringatan Hakteknas ke-19 tahun 2014 ini mengangkat tema “Inovasi Pangan, Energi, dan Air untuk Daya Saing Bangsa”. Seperti halnya negara lain, pada masa mendatang Indonesia akan mengalami masalah dalam ketersediaan pangan, energi, dan air.

Pelaksanaan rangkaian kegiatan Hakteknas ke-19 dimulai selama lima hari pada 8 hingga 12 Agustus diperlihatkan berbagai capaian kegiatan penelitian, pengembangan dan penerapan iptek sebagai bagian dari upaya penguasaan, pemanfaatan, dan pemajuan iptek juga diberikan penyerahan berbagai penghargaan anugerah iptek kepada individu, lembaga maupun daerah yang memiliki kontribusi dalam memajukan bangsa melalui inovasi, riset, dan iptek. [hg]

About andry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*