Home / Regional / All News / Wali Kota Bandung Gelar Pengajian Rutin

Wali Kota Bandung Gelar Pengajian Rutin

Wali Kota Bandung Gelar Pengajian RutinBANDUNG, matakota.com — Wali Kota Bandung M. Ridwan Kamil menggelar pengajian rutin di kediamannya, Pendopo Kota Bandung, untuk mendoakan keberkahan dan keselamatan kota, Minggu malam (15/01/2017). Acara tersebut dihadiri oleh para alim ulama serta jajaran pimpinan daerah Kota Bandung.

Sejak pukul 17.30, para undangan telah mulai berdatangan ke Pendopo. Terpantau, tak kurang dari 60 jamaah hadir memenuhi undangan Wali Kota. Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Wali Kota Bandung Oded M. Danial, Sekretaris Daerah Kota Bandung, Yossi Irianto, Ketua Kantor Kementerian Agama Kota Bandung, Yusuf, Wakil Ketua MUI Kota Bandung beserta para pimpinan SKPD.

Acara diawali dengan shalat maghrib berjamaah yang diimami oleh Dewan Pembina MUI Kota Bandung K.H. Tajudin Subki. Usai melaksanakan shalat, Ridwan Kamil memberi ucapan selamat datang kepada jamaah. Ia berterima kasih atas kesediaan para ulama untuk hadir mendoakan Kota Bandung.

Dalam sambutannya ia mengatakan, suksesnya pembangunan kota salah satunya didukung oleh bantuan dari MUI Kota Bandung. Salah satu contohnya, melalui pengajian-pengajian, para ulama telah menyebarkan pemahaman akan pentingnya menjaga kebersihan. “Maka alhamdulillah tahun 2015, lebih cepat satu tahun dari target, kita bisa meraih Piala Adipura,” tutur Emil, panggilan akrabnya.

Oleh karena itu, ia sekali lagi meminta kepada para ulama untuk membantu menyebarluaskan program-program pemerintah agar masyarakat bisa turut berpartisipasi. Ia berharap pelibatan para ulama juga bisa mendukung terciptanya pembangunan yang seimbang lahir dan batin. “Saya dan Mang Oded bertekad Bandung mah harus beda, pembangunan duniawi harus seimbang dengan pembangunan mental spiritual,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, Emil menyampaikan kabar gembira kepada para jamaah, bahwa pembangunan Gedung LPTQ Kota Bandung akan segera dimulai. “Tahun ini kita akan membangun Gedung LPTQ senilai Rp26 miliar. Mudah-mudahan di situ Quran makin dimuliakan, hafidz Quran makin banyak hadir di Kota Bandung,” harap Emil.

Sekretaris Daerah Kota Bandung sekaligus Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Bandung Yossi Irianto menambahkan, pembangunan gedung tersebut akan dilakukan dalam 3 fase. “Fase pertama ini adalah fase pematangan lahan sekaligus juga kita bangun gedung pertama. Rencananya tahun ini bisa selesai,” jelas Yossi.

Ia mengatakan, secara keseluruhan pembangunan gedung LPTQ akan memakan biaya Rp56 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk membangun 2 gedung utama dan bangunan-bangunan tambahan. “Nanti kan kita akan ada ruang diklat, asrama haji, dan ruang-ruang untuk memfasilitasi ormas-ormas keagamaan di Kota Bandung,” ujarnya.

Saat ini, pembangunan tengah dalam tahap pematangan lahan selama kurang lebih 3 bulan, dilanjutkan dengan pembangunan gedung pertama selama kurang lebih 6 bulan. Ditargetkan, akhir tahun 2017 pembangunan fase pertama akan selesai.

Acara pengajian dilanjutkan dengan pembacaan Surat Yaa Siin yang dipimpin oleh K.H. Maftuh Kholil selaku Wakil Ketua MUI Kota Bandung, dan diakhiri dengan shalat Isya berjamaah. Pada kesempatan tersebut, dilakukan pula penandatanganan prasasti Tugu Petunjuk Arah Kiblat dan Shaf Makam oleh Wali Kota Bandung dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandung. (red04)

About andry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*