Home / Regional / All News / PDAM Tirtaweing Berikan Subsidi Kepada 15 Ribu Calon Pelanggan Baru

PDAM Tirtaweing Berikan Subsidi Kepada 15 Ribu Calon Pelanggan Baru

BANDUNG, eljabar.com — Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung akan memberikan subsidi pemasangan sambungan pipa air bersih pada tahun 2018 mendatang. Subsidi ini diberikan kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Kota Bandung.

Direktur Utama PDAM Tirtawening Kota Bandung, Sonny Salimi mengatakan bentuk subsidi berupa potongan biaya pwmasangab sambungan pipa air bersih. Potongan harga ini dikhususkan kepada calon pelanggan baru PDAM Tirtawening.

“Jadi tahun 2018 PDAM akan memberikan subsidi kepada 15 ribu calon pelanggan baru. Misalkan untuk golongan 2A2 dari harga nornal Rp 1.300.000 untuk program MBR ini hanya Rp 465 ribu,” kata Sonny kepada wartawan di kantor PDAM Tirtawening Kota Bandung, Jalan Badaksinga, Selasa (31/10).

Sonny menuturkan subsidi ini merupakan bantuan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementrian PUPR) kepada PDAM Tirtawening yang khusus diperuntukan masyarakat berpenghasilan rendah. Dengab adanya bantuan dari pemerintah pusat, masyarakat nantinya akan mendapatkan subsidi untuk pemasangan sambungan air.

PDAM kembali mendapatkan bantuan dari Kementrian PUPR, kata dia, karena dianggap berhasil menyelesaikan program hibah untuk 5.224 pelanggan baru ketagori MBR yang diberikan kementrian PUPR pada tahun ini. Berkat keberhasilannya tersebut, Kota Bandung mendapat subsidi tiga kali lipat pada tahun 2018 mendatang.

Sonny menyebut, untuk program layanan sambungan baru subsidi ini akan difokuskan untuk menambah pelanggan baru di wilayah utara. Wilayah utara menjadi fokus untuk penambahan sambungan baru bersubsidi ini karena potensi sumber airnya masih besar. Selain itu jumlah pelanggan diwilayah Utara dianggap masih sedikit yakni 40 ribu dari potensi di atas 70 ribu.

“Ada sembilan kelurahan jadi fokus disitu seperti Cigadung, Sukaluyu, Pajajaran, Ciumbuleuit Hegarmanah, Ledeng, Sadang Serang, Sekeloa dan Isola,” ujarnya.

Dalam penyaluran subsidi, Sonny mengatakan akan menyeleksi calon pelanggan yang menerima bantuan. Hal ini untuk mengantisipasi potensi kehilangan air yang juga masih tinggi dialami PDAM Tirtawening akibat pencurian oleh masyarakat.

Sonny menuturkan, kriteria masyatakat yamg mendapat subsidi yakni rumah yang ditinggali memiliki daya listrik 900 -1300 watt. Menurut Sonny kriteria ini berdasarkan kriteria dari Kementrian PUPR.

“Jadi perlu disampaikan ke warga Bandung apa yang disebut MBR. Kategori MBR bukan kami PDAM kota Bandung yang menentukan, tapi Kementrian PUPR. Cuman ada satu indikator yaitu mereka yang memiliki daya listrik 900 -1300 watt. Itu masuk dalam kategori MBR,” tuturnya.

Sonny mengatakan, pihaknya akan membuka pendaftaran mulai 1 November hingga 22 Desember untuk warga yang ingin mendapatkan layanan sambungan baru bersubsidi. Penjadwalan ini dilakukan karena memang batasan waktu tersebut ditetapkan oleh Kementerian PUPR.

Adapun bagi masyarakat yang ingin mendaftar, Sonny mengimbau kepada masyarakat dapat datang langsung ke kantor PDAM di JL Badaksinga. Selain di kantor pusat, pendaftaran dapat dilakukan di kantor cabang PDAM dengan membawa kelengkapan administrasi.

“Jadi bisa dengan dua cara, bisa mendaftar langsung kepada kantor kami baik cabang maupun pusat di dengan menyertakan persyaratan administrasi seperti pernyataan minat berlangganan, Menyampaikan foto copy ktp, pbb dan rek listrik. Untuk pendaftaran ini tidak dipungut biaya apapun,” kata dia. (red)

About andry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*