Home / Regional / All News / Membuka Acara Peragaan Manasik Haji

Membuka Acara Peragaan Manasik Haji

Membuka Acara Peragaan Manasik HajiBANDUNG, matakota.com — Wakil Wali Kota Bandung Oded M. Danial membuka acara Peragaan Manasik Haji Santri Diniyah Taklimiyah Awaliyah se-Kota Bandung ke-XII tahun 2017 dengan tema “Dengan Manasik Haji Kita Tumbuhkan Nilai-nilai Ketawaan Pada Santri” di Lapangan Pussenif Jl. Supratman Kota Bandung, Minggu (19/2/2017).

Dalam sambutannya Oded menyampaikan, rukun islam ada 5, diantarnya Syahadat, shalat, zakat, puasa dan naik haji. Sebagai umat muslim, Rukun islam tersebut perlu dilakukan, terkecuali naik haji jika kita mampu melaksanakannya. “Nah mudah mudahan kita memiliki rejeki untuk naik haji. Dengan kegiatan ini, para santri yang mengikuti peragaan manasik haji harus mampu menguasai tata caranya. Dari bejalan mengelilingi Ka’bah dan lain sebagainya,” jelasnya.

Oded yakin dengan pembinaan mental spiritual diniyah yang digagas oleh FKDT, anak anak sekolah di kota bandung mampu menguasai tata cara manasik haji yang saat ini sedang dilakukan. “Mudah mudahan yang ikut manasik haji sekarang ini, dapat panggilan dari Allah untuk melaksanakan yang sebenarnya yaitu naik haji,” jelasnya.

Oded berpesan, Selain manasik haji, kegaiatan pembinaan mengenai infaq dan shadakoh juga perlu di gagas. “Pembelajaran infaq dan sodakoh perlu diterapkan sejak dini karena sebagai umat muslim perlu memberikan sebagian hartanya untuk orang yang membutuhkan,” jelasnya.

Oded berharap pembinaan seperti ini terus dilakukan agar para santri di kota bandung meningkat akidah, akhlak dan ilmunya. “Insya Allah jika pembinaan seperti ini rutin dilakukan maka kekuatan islamiyah kota bandung semakin baik,” pugkas Oded.

Ketua panitia Peragaan Manasik Haji sekaligus Ketua DPC FKDT Kota Bandung Jaka Muhlis menyampaikan, kegiatan peragaan manasik haji ini merupakan program kerja yang dilakukan setiap dua tahun sekali. “Alhamdulilah tahun ini diselenggarakan. Insya allah kedepannya bisa teragendakan setahun sekali,” tuturnya.

Ditambahkan Jaka, peserta yang mengikuti manasik haji sekitar 7 ribu santri dari 30 Kecamatan se Kota Bandung. “Alhamduillah peserta yang hadir cukup banyak. Jumlah ini hanya 10 persennya saja, karena santri di kota bandung berjumlah 75 ribuan santri. Oleh karena itu kita terus berupaya agar setiap peragaan manasik haji jumlah yang ikut bertambah dari tahun ke tahun,” jelas Oded.

Lanjutnya, selain silaturahim kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman mental spiritual rohani bagaimana manasik haji ini bisa diterapkan saat naik haji sebenarnya. “Oleh karena itu kami terus memberikan pelatihan agar ibadah yang wajib maupun sunnah dalam islam bisa dikakukan sejak dini,” tuturnya.

Jaka berharap kegiatan ini bisa diterapkan oleh para peserta yang mengikutinya. “Insya Allah kegiatan ini bermanfaat. Sehingga ketika akan naik haji masih ingat dengan tata caranya,” pungkas Jaka. (red04)

About andry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*