Home / Regional / All News / JT Optimis Ridwan Kamil Penuhi Janji Bangun Eko Wisata di Desa Nelayan Kab. Bekasi

JT Optimis Ridwan Kamil Penuhi Janji Bangun Eko Wisata di Desa Nelayan Kab. Bekasi

BEKASI, matakota.com — muara Gembong merupakan salah satu dari 23 Kecamatan yang ada di Kabupaten Bekasi. Sebagai daerah terluar yang jauh dari pusat pemerintahan, kawasan pesisir itu bisa dikatakan luput dari pembangunan. Tak perlu heran jika sebagian besar warganya, hidup di bawah garis kemiskinan.

Warga Muara Gembong yang mendiami area pesisir pantai, mayoritas berprofesi sebagai nelayan. Sedangkan yang tinggal sedikit lebih ke selatan, seperti warga Kampung Bulak, Desa Pantai Harapan Jaya, mengandalkan hidup dari sektor pertanian.

“Mayoritas bergantung pada sektor pertanian, sebagian kecil paling banter jadi buruh pabrik di kawasan Cikarang,” beber Johan Tansuri (JT), politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), saat berkunjung ke kawasan Muara Gembong (16/8/2018).

Menurut Calon Legislatif DPRD Jawa Barat nomer urut tiga (3) DAPIL IX Kabupaten Bekasi tersebut, wajah kemiskinan Muara Gembong, merupakan ironi dari ‘label mentereng’ Bekasi sebagai daerah penyangga Ibu Kota Jakarta.

“Ada yang patut kita pertanyakan, kita koreksi juga, bagaimana skala prioritas pembangunan Pemkab Bekasi selama ini sangat minim menyentuh Muara Gembong,” ujar pria yang akrab disapa JT tersebut.

Menurut JT, Pemkab Bekasi harus lebih serius menangani kasus pencemaran limbah industri disepanjang Pantai Mekar Muara Gembong. Selain menyebabkan kematian ikan, warga pun kini kian sulit mendapatkan air bersih.

“Barusan saya dengar dari warga bahwa mereka sudah melaporkan masalah itu ke pemkab dan pemerintah pusat. Bukannya mendapat penanganan semestinya, mereka malah meminta warga malah mencari tahu darimana asal limbah itu,” sesal,  JT.

Selain limbah industri, warga di kampung nelayan tersebut juga mengeluhkan tingginya tingkat abrasi, ekses dari tidak adanya dam dan pemecah air.

Menurut JT, selain pembangunan dam serta pemecah air, harus dilakukan juga normalisasi kali menuju laut. “Tujuannya agar air dari Sungai Citarum bisa mendorong air hasil abrasi ke laut,” ungkapnya.

Terkait dengan janji kampanye Gubernur Jabar terpilih Ridwan Kamil, untuk membangun eko wisata di  kampung nelayan tersebut, JT mengungkapkan rasa optimisnya. “Semoga dengan pembangunan eko wisata itu, kehidupan ekonomi warga bisa membaik,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, saat kampanye Pilgub Jabar awal Maret lalu di Kabupaten Bekasi, Ridwan Kamil sempat mengunjungi desa nelayan pantai mekar.

“Saya berencana membangun eko wisata di sepanjang sungai, ada teras di sepanjang sungai yang jual  makanan, suvenir, dan wisata mangrove,” ujarnya. (M-01)

About andry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*