Home / Regional / All News / Ini Sikap Isa Subagdja Pada Balon Wali Kota Bandung

Ini Sikap Isa Subagdja Pada Balon Wali Kota Bandung

photostudio_1503496175116

Ketua DPRD Kota Bandung H. Isa Subagdja.

BANDUNG, matakota – Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang maju dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada), tidak harus mundur pada saat pendaftaran calon kepala daerah. Tetapi PNS tersebut harus mengundurkan diri setelah ditetapkan menjadi calon kepala daerah oleh KPUD. Hal itu, disampaikan Ketua DPRD Kota Bandung H. Isa Subagdja, kepada wartawan, Rabu (23/8) di Gedung Parlemen terkait permintaan Mendagri Tjahjo Kumolo, agar Sekretaris Daerah yang maju di Pilkada mengundurkan diri.

Dalam rangka mewujudkan pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang demokratis, maka UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan kepala daerah telah ditetapkan menjadi Undang-Undang. Regulasi ini menjadi konsideran menimbang.

Dari serangkaian syarat-syarat menjadi calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah, tidak ada syarat yang menyatakan bahwa calon kepala daerah yang masih menjabat sebagai kepala daerah harus mengundurkan diri dari jabatannya itu jika akan mencalonkan diri kembali. Artinya, kepala daerah atau wakil kepala daerah yang mencalonkan diri tersebut tidak diwajibkan mengundurkan diri dari jabatannya, kecuali ia mencalonkan diri di daerah lain.

Terkait maraknya media bakal calon walikota Bandung, terutama yang menampilkan sosok Sekretaris Daerah, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bandung ini mengatakan, sejauh ini kinerja Sekertaris Daerah Kota Bandung Yossi Irianto, tidak terkait langsung dengan baliho-baliho tersebut. Bahkan saya belum menerima keluhan atas kinerjanya, meski dia secara terang benderang merefleksikan keikutsertaan dalam kontestasi pilkada Kota Bandung, dibeberapa partai. Maka, terlalu dini kalau ada anggapan dia harus mundur dari jabatan sekdanya.

“Saya nilai Sekda Kota Bandung bekerja profesional dalam mengemban amanat. Bahkan sepengetahuan saya,pak Yossi, sering keluar kota melaksanakan tugas mewakili pemerintah Kota Bandung,” kata Isa

Menyoal media sosialisasi bakal calon walikota yang muncul dibuat dan didesain oleh masyarakat sendiri. Isa meyakini kalau Pak Yossi Irianto begitu juga Pak Aries Supriatna, balon walikota dari PDIP, bersikap professional. Sebab, sejauh ini konsentrasi kinerja mereka tidak terganggu, tutup Isa. (edi)

About andry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*