Home / Regional / All News / Bupati Minahasa Utara Diduga Korupsi, LSM Bangkit Indonesia Geruduk Kejaksaan Agung

Bupati Minahasa Utara Diduga Korupsi, LSM Bangkit Indonesia Geruduk Kejaksaan Agung

photostudio_1506780888117SULAWESI, matakota.com – Ratusan anggota LSM Bangkit Indonesia menggeruduk ke kantor Kejaksaan Agung di Jakarta, Kamis (23/09/2017). Aksi tersebut disinyalir imbas dari dugaan korupsi yang dilakukan Bupati Minahasa Utara, Vonny Anneke Panambunan.
Menurut informasi yang diterima, peristiwa ini dipicu karena ketidakpuasan LSM Bangkit Indonesia terhadap kinerja Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Sulut), yang dinilai lamban dalam mengatasi dugaan korupsi yang melibatkan Bupati Minahasa Utara Vonny Anneke Panambunan, yang notabene 15 saksi sudah diperiksa Kejati Sulut dalam dugaan korupsi proyek pemecah ombak yang merugikan negara senilai Rp 8 Miliar.
Ketua Umum LSM Bangkit Indonesia, Bejamin Christian mengatakan aksi unjuk rasa ini diikuti sekitar 200 peserta, unjuk rasa ini dipicu karena LSM Bangkit Indonesia merasa tidak puas terhadap kejaksaan Tinggi Sulut yang dinilai lamban mengatasi kasus dugaan korupsi. Oleh karena itu, LSM Bangkit Indonesia meminta dan berharap agar segera diambil alih Kejaksaan Agung.
Senada dikatakan Rully, Sekretaris LSM Bangkit Indonesia DPD Sulut mengatakan temuan kami sebenarnya banyak. Dugaan korupsi yang dilakukan oleh Vonny Anneke Panambunan antara lain, hal-hal pada pelaksanaan, penggunaan dana pada pekerjaan proyek pemecah ombak. Vonny Anneke Panambunan diduga tidak mematuhi peraturan Presiden RI No.4 Tahun 2015 tentang perubahan ke empat atas peraturan Peraturan Presiden nomor 54 tahun 2010.
Tentang pengadaan barang dan jasa, “Vonny Anneke Panambunan menunjuk langsung rekanan kontraktor, yakni CV. Manguni Makasiow untuk melaksanakan proyek atau pekerjaan yang dibandrol senilai 15 Miliar dengan volume pekerjaan hanya sepanjang 590 meter,” bebernya. (tim red)

About andry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*