Home / Regional / All News / Awal 2107 Bandung akan Garap 7 Titik Trotoar dan Normalisasi 5 Sungai

Awal 2107 Bandung akan Garap 7 Titik Trotoar dan Normalisasi 5 Sungai

Awal 2107 Bandung Akan Garap 7 Titik Trotoar Dan Normalisasi 5 SungaiBANDUNG, matakota.com — Ditahun 2016 sampai dengan 2017 perkembangan estetika serta penganggulangan banjir di Kota Bandung secara signifikan meningkat berkat tata kota dan manajemen jalan , serta pembangunan trotoar dan Drainase jalan.

Berkaitan dengan hal tersebut pada Agenda Bandung Menjawab Selasa , (21/02/2017) hadir Kepala Seksi Perencanaan Jalan dan Jembatan Cecep Riksan untuk memaparkan program-program pembangunan dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) di tahun 2017.

Mengawali tahun 2017 Cecep memaparkan Dpu akan memulai pembangunan beberapa Proyek besar terkait Fasilitas Publik dan pedestrian dengan penerangan jalan. “Awal Tahun ini  dimulai dengan Pembangunan jalan Tembus dago, Tahap 2 Pembangunan Sky Walk Cihampelas , Pembangunan Trotoar dan PJU (Penerangan Jalan Umum) di  7 lokasi serta, kolam retensi Sarimas,” jelas cecep

Cecep juga memaparkan untuk Pembangunan Jalan tembus adalah dari Cigadung raya barat ke Dago Dan untuk pembangunan Trotoar 7 lokasi adalah di Siliwangi, Sulanjana, Hariabanga, Wastukancana, Merdeka Timur Dan Katamso, Cipaganti. “Untuk nilai anggaran kita Cuma dapat sebesar Rp 187 miliar dan  Karena anggaran terbatas jadi kami pusatkan satregis dahulu di pusat kota,” tegasnya.

Berkaitan dengan Anggaran Cecep mengatakan DPU memang mengalami pengurangan anggran di Tahun 2017 ini. “Tahun kemarin kita mendapat anggaran 800 Miliar dan untuk 2017 ini  turun 200 miliar, jadi anggran yang 600 miliar digunakan untuk semua kegiatan,” kata Cecep.

Lebih lanjut cecep menambahkan untuk pekerjaan Kolam Retensi di tahun 2016 memang berdampak pada pengerjaan jalan sehingga agak terhambat. “Pembangunan Kolam retensi ada  dampak ke pekerjan jalan di 2016 tetapi sudah hampir 100 persen tinggal sedikit lagi dan sekarang kita fokus ke  trotoar dan pengendalian banjir,dari 15 ruas titik, 7 titik dulu kita bereskan,” jelasnya.

Untuk anggaran yang akan di gunakan di awal tahun cecep memaparkan ada 2 pagu besar yang dialokasikan untuk pembangunan dan pemeliharaan. “Anggaran Pembangunan   54,8 miliar digunakan untuk membangun retensi sarimas di arcamanik dan sirnaraga sedang pada pemeliharaan sebesar 72,3 miliar digunakan untuk normalisasi di sungai-sungai yang tersebar di kota Bandung yaitu ; Citepus, Cipamkolan, Cidurian dan Cikapundung, sedang untuk Babakan Jeruk akan dialokasikan dari CSR (Corprate Social Responsibility),” tegasnya.

Untuk Bantuan Provinsi Cecep mengatakan ada 3 Sungai yang mendapat Bantuan pemeliharaan sedangn sisanya kita sendiri yang menganggarkan. “Ada Bantuan Provinsi untuk pemeliharaan Cipamokolan sebesar 4 miliar, citepus sebesar 2 miliar dan cidurian sebesar 4 miliar yang lainnya pemerliharaan dr kita,” paparnya.

Sehubungan dengan pembangunan Tol Air dan Kolam Retensi Cecep menjelaskan sudah ada yang masuk ke Tahap DED (Design Egineering Detail). “Untuk Tol Air Sarimas dengan Volume 6.000 dan anggaran  Rp 10 miliar sudah tahap satu DED nya pada  awal bulan Maret akan dilelang, Kolam retensinya bersifat  makro Untuk pengendalian banjir makro tidak hanya banjir  setempat  sedang untuk Kolam Retensi Sarimas – Cidurian ada di Arcamanik dan sudah tahap 1, akan di lelang 40 hari sehingga  April sudah mulai pelaksanaan,” tutup Cecep. (red04)

About andry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*