Home / Regional / All News / 3 Pabrik Tekstil di Rancaekek Tandatangani Perbaiki IPAL nya

3 Pabrik Tekstil di Rancaekek Tandatangani Perbaiki IPAL nya

SUMEDANG, matakota.com — Tiga pabrik tekstil di Rancarkek perbatasan Kab. Bandung dan Kab. Sumedang mendapat peringatan lagi dan menandatangani komitmen guna memperbaiki alat pengolah limbahnya karena hasil alat IPALnya belum maksimal.

Dalam inspeksinya itu, Dansektor 21 Satgas Citarum Harum, Kol. Inf. Yusep Sudrajat menjelaskan kepada wartawan Senin kemarin (27/8), mereka diberi tenggat waktu sepekan memaksimalkan perbaikan IPALnya.

“Jika tidak selesai dan limbshnya masih berbau dan ada endapan, terpaksa kami tutup kembali lubang pembuang limbahnya,” tegas Dansektor 21 Kol. Inf. Yusep Sudrajat.

Dalam pengecekan ulang itu, kata Kol. Yusep, PT CSP IPALnya belum berfungsi maksimal hingga perlu ada perbaikan lagi. Ini terlihat dari air limbahnya yang kotor, pekat dan bau.

Sedangkan di PT Kewalram, ucap Dansektor 21, air limbah sudah dinilsi jernih dan di outlet ada kolam ikan. Namun, ada alat pengolah yang belum berjalan normal dan terlihat janggal. Karena itu, perlu perbaikan dalam sepekan sesuai komitmen yang telah ditandatangani.

Sementara Direktur Perusahaan PT CSP, Iwan Kurniawan mengaku pihaknya sudah banyak melakukan perubahan, baik pada treatment chemical untuk optimalisasi jangka pendek mau pun penyediaan tambahan pengolahan melalui merode biologi.

Untuk mendukung hasil yang lebih baik lagi pihsknya sudah menyiapkan metode pengolahan tambaham secara biologi dan instalasi pendukung lain sebagai komitmen jangka panjang.

Di lain pihak, Direktur PT KTI mengakui, karena perusahaannya belum memiliki IPAL, pengolahan air limbah masih ikut ke PT CSP. “Karena lahan perusahaan masih sewa,” katanya terus terang. (Ir)

About andry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*